Kakanwil Kemenag Resmikan Rumah Sedekah MAN 2 Ambon

Kakanwil Kemenag Resmikan Rumah Sedekah MAN 2 Ambon

Kakanwil Kemenag Resmikan Rumah Sedekah MAN 2 Ambon

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad meresmikan rumah komunitas sedekah MAN 2 Ambon, Senin (18/1) di Tulehu.

Rumah sedekah tersebut merupakan hasil sedekah para guru, pegawai dan donatur lainnya dan pembangunannya dikerjakan sendiri para guru dan pegawai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 secara bergotong royong selama lebih kurang 10 hari dengan memanfaatkan waktu liburan akhir tahun 2015 lalu.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Maluku, Fesal Musaad, memberikan penghargaan kepada komunitas sedekah MAN 2 Ambon yang telah menunjukan kepedulian kepada masyarakat kecil yang membutuhkan berupa pembangunan rumah layak huni.

Musaad menilai pembangunan rumah sedekah sebagaimana yang ditunjukan komunitas sedekah perlu dicontohi madrasah-madrasah yang lainnya karena merupakan aplikasi dari nilai-nilai keimanan kepada Allah SWT.

Musaad lebih lanjut menjelaskan, peresmian rumah sedekah tersebut sangat relevan dengan tiga momentum besar yang sementara dihadapi. Ketiga momentum tersebut yaitu peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H, peringatran Hari Amal Bhakti kementerian Agama Ke-70 dan penetapan 2016 sebagai tahun gerakan budi pekerti oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Anies Baswedan.

“Peresmian ini sangat relevan dengan maulid Nabi Muhammad SAW yang mengajak kita menjadi rahmat bagi segenap alam. Relevan juga dengan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama yang tahun ini bertema bersih melayani, termasuk melayani sesama yang membutuhkan uluran tangan. Serta relevan dengan pencanangan Tahun 2016 Sebagai Tahun Gerakan Budi Pekerti oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bapak Anies Baswedan,” Terang Musaad.

Musaad juga turut memotivasi dan mengajak para undangan untuk ikut berpartisipasi bersedekah karena dapat membawa manfaat yang luar biasa kepada semua pihak, Dengan bersedekah pula maka eksistensi madrasah akan semakin terasa di lingkungan sekitarnya.

“Terdapat 3 golongan dalam sedekah yaitu golongan orang mengeluarkan sedekah,

golongan orang yang menerima sedekah serta masyarakat di sekitarnya. Dengan bersedekah ini maka manfaatnya akan dirasakan oleh semua pihak tersebut,” Ujarnya.

Kepala MAN 2 Ambon, Nurdin Nur Marasabessy mengatakan terbentuknya Komunitas Sedekah, lahir dari niat untuk membantu masyarakat lemah yang membutuhkan.

“Niat itu kemudian terwujud dengan diluncurkannya komunitas sedekah MAN 2 Ambon pada bulan Ramadhan yang lalu. Bertepatan dengan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar MAN 2 Ambon yang turut dihadiri para alumni dari semua angkatan,” jelasnya.

Komunitas sedekah ini lantas memperoleh sambutan baik dari seluruh keluarga besar MAN 2 Ambon

. Hasilnya berbagai kegiatan telah berhasil dilaksanakannya antara lain pembagian zakat fitrah, penyembelihan sebanyak 5 ekor sapi kurban pada Idul adha tahun lalu, pemberian bantuan sembako bagi keluarga kurang mampu pada perayaan Hari Guru dan puncaknya yaitu dengan membangun rumah sedekah. ini.

Marasabessy selanjutnya menjelaskan bahwa hasil pembangunan rumah sedekah tersebut sebenarnya sudah keluar dari ekspektasi awal perencanaan sebelumnya. Awalnya perencanaannya hanya berkisar pada tahapan bedah rumah, yaitu hanya sebatas memperbaiki beberapa bagian rumah yang butuh penanganan. Namun berhubung kondisi bangunan rumah papan yang semakin rapuh dan tidak layak huni, maka pihaknya memutuskan untuk dibongkar dan dibangun kembali menjadi bangunan rumah yang layak huni.

Walaupun awalnya mengundang rasa pesimisme di kalangan internal sendiri karena

modal awal hanya berkisar 17 juta rupiah saja, namun tekad dan keikhlasan bersedekah itu akhirnya mampu menggerakkan rasa kepedulian para donatur lain untuk secara sukarela turut bersedekah.

“Hasil kerja ini merupakan bukti dari keajaiban sedekah. di mana awal pembangunannya hanya bermodal 17 juta rupiah saja, namun kemudian terus berkembang hingga hari ini sumbangan para donatur telah mencapai angka sekitar 40 juta rupiah lebih.” Akui Marasabessy.

Lebih lanjut dikatakan Marasabessy, apa yang dilakukan Komunitas Sedekah tersebut adalah sebagai bentuk pengejawantahan dari semangat revolusi mental sebagaimana yang digaungkan pemerintahan Jokowi-JK saat ini.

Marasabessy juga berharap agar apa yang telah dilakukannya tersebut akan mampu memberi dampak yang signifikan kepada masyarakat luas.

 

Baca Juga :