Pengamanan terhadap Ancaman

Pengamanan terhadap Ancaman

Pengamanan terhadap Ancaman

 

Ada dua kategori pokok pengamanan terhadap Ancaman Independensi, yaitu:
a. Pengamanan melalui profesi, legislasi, atau regulasi.
Berikut ini merupakan hal-hal yang termasuk hal tersebut antara lain:
  • Persyaratan pendidikan, pelatihan, dan pengalaman kerja.
  • Persyaratan pengembangan profesi berkelanjutan.
  • Prosedur pemantauan dan pendisiplinan profesi atau peraturan.
  • Review eksternal oleh pihak ketiga yang berwenang atas laporan, pemberitahuan, komunikasi, dan informasi yang dihasilkan oleh akuntan profesional.
b. Pengamanan lingkungan kerja
Hal tersebut bisa sangat bervariasi dan luas, bergantung pada keadaan di tempat kerja. Beberapa contoh pengamanan akuntan publik antara lain:
1. Pengamanan di kantor firma dalam arti luas:
  • Dukungan kepemimpinan (pemimpin yang taat pada perinsip dan mengedepankan kepentingan umum).
  • Mempublikasikan berbagai kebijakan dan prosedur untuk mendorong komunikasi antar staf dengan staf senior tentang isu-isu yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etika

 

2. Pengamanan perikatan khusus di lingkungan kerja:
  • Melibatkan tambahan seorang akuntan profesional untuk meninjau pekerjaan yang dilakukan atau memberi nasihat yang diperlukan.
  • Konsultasi dengan pihak ketiga yang independen, seperti komite direktur independen, badan pengatur, atau akuntan profesional lain.
  • Rotasi staf senior dari tim penugasan penjaminan

 

3. Pengamanan di dalam sistem dan prosedur lain:
  • Penunjukan firma diratifikasi oleh pihak selain manajemen.
  • Klien memiliki karyawan yang kompeten.
  • Klien memiliki tata kelola korperasi yang dapat memberikan pengawasan dan komunikasi yang memadai terkait dengan jasa-jasa firma.

 

Pengamanan ancaman di tempat kerja untuk akuntan bisnis, antara lain:
  • Penerapan struktur pengawasan korporasi (corporate oversight or oversight structure).
  • Pedoman kode etik perilaku organisasi
  • Komunikasi tepat waktu tentang berbagai kebijakan dan prosedur termasuk perubahannya ke seluruh karyawan disertai pelatihan dan pendidikan yang memadai tentang kebijakan prosedur yang ada.

Baca Juga :

RECENT POSTS