Pengertian Peternakan Menurut Para Ahli

Pengertian Peternakan Menurut Para Ahli

Pengertian Peternakan Menurut Para Ahli

 Pengertian Peternakan Menurut Para Ahli

Pengertian Peternakan

Peternakan adalah kegiatan memelihara ternak untuk kepentingan dan hasil kegiatan tersebut. Pemahaman ini tidak terbatas pada pemeliharaan peternakan saja, memelihara dan peternakan perbedaannya terletak pada tujuan yang ditetapkan.

Kegiatan di bidang peternakan dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu hewan ternak besar seperti sapi, kerbau dan kuda, sedangkan kelompok kedua, yaitu ternak kecil seperti ayam, kelinci dll.

Pengertian Peternakan Menurut Para Ahli

Menurut Wikipedia, Peternakan adalah kegiatan mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut.

Macam-Macam Hewan Ternak

Adapun jenis-jenis ternak termasuk sapi, kerbau, sapi perah, domba, kambing, babi, kelinci, ayam, itik, mentok, puyuh, ulat sutera, belut, katak hijau, lebah madu dan ternak. Setiap hewan ini dapat diambil manfaat dan hasilnya. Hewan ternak dapat digunakan sebagai pilihan untuk pertanian sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Tujuan Peternakan

Suatu usaha agribisnis seperti peternakan harus memiliki tujuan, yang berguna sebagai evaluasi kegiatan yang dilakukan selama pemuliaan benar atau salah. Tujuan dari peternakan adalah mencari keuntungan dengan penerapan prinsip-prinsip manajemen pada faktor-faktor produksi yang telah dikombinasikan secara optimal.

Contoh Tujuan Peternakan

Contoh tujuan peternakan yaitu sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan. Jika tujuan tersebut ditetapkan maka semua prinsip-prinsip korporasi ekonomi, mikro dan ekonomi makro, akuntansi dan konsep manajemen harus diterapkan. Namun, jika peternakan dibuka untuk tujuan pemanfaatan sumber daya, seperti tanah atau untuk menghabiskan waktu luang tidak tujuan utama adalah aspek komersial, tapi masih harus mengharapkan modal yang diinvestasikan bisa dikembalikan.

Manfaat dan hasil beternak

Manfaat yang dapat diperoleh dari usaha ternak selain mengangkat hasil kambing, kulit kambing dapat diambil, tinja dapat digunakan untuk pupuk dan hasil juga digunakan tulang. Bahkan beberapa jenis susu kambing dapat dimbil hasil, hasil bulu pada kain wol.

Manfaat yang dapat diambil dari Apis mellifera lebah pertanian benih awalnya diimpor dari Australia adalah layanan untuk penyerbukan (polinasi) tanaman, banyak pemilik perkebunan di luar Indonesia yang menyewa koloni lebah untuk penyerbukan tanaman dari petani di pertanian. Perkebunan sering menyewa koloni lebah adalah perkebunan apel.

Budidaya kelinci juga memiliki banyak manfaat, termasuk daging dapat diambil untuk melengkapi gizi keluarga, penambah penghasilan keluarga, kulit kelinci dapat dijual untuk bahan industri, kotoran, dan air seni dapat dijual untuk digunakan sebagai pupuk serta bahan bakar untuk biogas.

Singkatnya, dapat menentukan kualitas pakan ternak. Juga menurut penelitian, hasil kualitas sapi potong tahi dengan sapi perah yang berbeda. Hewan mengingat kualitas makanan (seperti susu sapi) akan menghasilkan kualitas pupuk yang baik, pakan ternak dinyatakan tidak menguntungkan juga akan menghasilkan pupuk berkualitas rendah.

Cara Beternak Khas Di Indonesia

Setiap daerah memiliki budaya ternak sendiri, budaya Timor Tengah Selatan, dalam kasus pemeliharaan ternak, mempelajari populasi umum masih memiliki kecenderungan untuk menyerah mereka padang rumput binatang ternak di siang hari.

Demikian pula, di Maluku, bidang peternakan belum menjadi daerah yang diduduki oleh masyarakat. Hanya ada peternakan biasa tanpa adanya suatu sistem tertentu. Secara umum, jenis ternak terus, termasuk: kambing, ayam dan bebek.

Hewan-hewan yang diizinkan untuk berkeliaran bebas tanpa kandang. Di Lampung, ternak dibiarkan bebas berkeliaran, dan setelah beberapa tahun kemudian, mereka ditangkap dan dimasukkan ke dalam kandang, nomor dan ditandai sebagai milik dia.

 

Sumber : https://pensil.co.id/