PPDB di Sekolah Swasta Lebih Panjang

PPDB di Sekolah Swasta Lebih Panjang

PPDB di Sekolah Swasta Lebih Panjang

Calon peserta didik baru diimbau tidak khawatir jika tidak lulus seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Sebab, pengumuman kelulusan PPDB 2019 dilaksanakan dua minggu sebelum penutupan pendaftaran ke sekolah swasta berakhir.

Hal tersebut disampaikan Tim Teknis PPDB 2019, Edy Purwanto

. “Sekolah swasta masih membuka pendaftaran sampai 15 Juli 2019. Jadi, siswa masih memiliki waktu jika tidak diterima di jalur seleksi PPDB 2019,” ucap Edy, seperti dilansir dalam lama resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, kemarin.

Edy menekankan kepada calon peserta didik beserta orang tua

agar memahami secara seksama aturan dan petunjuk teknis (juknis) mengenai PPDB 2019 untuk meminimalisasi kesalahpahaman. “Bersamaan dengan sosialisasi yang dilakukan oleh kita, calon peserta didik pun diharapkan menggali informasi sebaik-baiknya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat (Jabar), Dewi Sartika menjelaskan, tahun ini sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMKN) negeri di Jabar hanya mampu menampung 34 persen calon peserta didik yang lulus di jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Sedangkan 66 persen lainnya akan diupayakan melanjutkan ke sekolah swasta.

“Jika sekolah negeri sudah memenuhi kuota maka akan dialihkan ke swasta. Kita yakin

, banyak sekolah swasta yang memiliki kualitas bagus di Jabar,” ungkapnya.

Kadisdik menegaskan, orang tua siswa tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan di sekolah swasta. Karena, meskipun berstatus sekolah masyarakat, namun sebagian besar sekolah swasta telah mendapatkan dana tunjangan dari pemerintah. Seperti, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

“Jadi, sekolah swasta juga berkewajiban menerima maksimal 20 persen calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/