Resiko Memelihara Kucing di Rumah

Resiko Memelihara Kucing di Rumah

Resiko Memelihara Kucing di Rumah

Resiko Memelihara Kucing di Rumah

1. Asma

Salah satu penyebab munculnya asma adalah kita menghirup rambut kucing yang rontok. Dan kehadiran virus kucing yang masuk ke tubuh kita melalui respirasi. Karena itu, Anda harus rajin merawat bulu kucing agar tidak roboh dan lebih aman untuk dirawat.

2. Hati (jantung membesar)

Bulu dan virus kucing tidak hanya berbahaya bagi saluran pernapasan, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan hati. Seperti yang kita ketahui, hati adalah organ penting metabolisme tubuh. Jika hati atau hati terganggu, kemampuan bekerja untuk menyaring darah akan rusak dan dapat menyebabkan kematian.

3. Kemarahan

Rabies sering dirasakan oleh beberapa orang yang memiliki binatang berbulu. Seperti kelinci, anjing, kucing. Ya, rabies adalah penyakit yang disebabkan oleh virus lissavirus. Rabies umumnya memasuki tubuh manusia melalui gigitan atau goresan kucing. Jadi solusinya adalah dengan segera menggigit atau mencakar untuk membersihkan luka dengan antibiotik agar virus tidak menyebar ke seluruh tubuh.

4. Toksoplasma pada wanita

Tidak diketahui bahwa penyakit toksoplasma menyebar ke arah mana. Yang pasti penyakit ini sangat berbahaya bagi wanita. Karena virus kucing dapat menyebabkan infertilitas dan kecacatan pada janin.

Selain itu, toksoplasma juga dapat merusak organ reproduksi manusia. Namun tidak semua jenis kucing bisa menularkan penyakit. Mungkin hanya pada beberapa kucing yang sakit.

5. Kurap

Jika Anda memelihara kucing tanpa mempertimbangkan kebersihan tubuh dan kandangnya, sangat mungkin kulit kucing terinfeksi telur cacing. Sehingga menjadi jamur dan bulu-bulu jatuh.

Manusia yang terinfeksi infeksi ini akan mengalami rasa gatal, sakit, kemerahan yang membentuk lingkaran (cincin). Penyakit ini sangat umum, terutama ketika menyentuh kucing asli yang kita tidak tahu apakah itu terinfeksi atau tidak.


Sumber:

https://kucingpersia.co.id/