Samsung Berharap Rejeki dari Aksi Blokade Terhadap Huawei

Samsung Berharap Rejeki dari Aksi Blokade Terhadap Huawei

Samsung Berharap Rejeki dari Aksi Blokade Terhadap Huawei

Samsung dilaporkan meningkatkan upaya untuk menjadikan dirinya

sebagai pemasok peralatan 5G tingkat atas dengan mengembangkan sumber daya ke dalam bisnis jaringan. Tampak jelas bahwa chaebol Korea itu, berusaha memanfaatkan kekhawatiran keamanan yang kini mendera pesingan terberatnya, Huawei.

Reuters melaporkan, mengutip sumber-sumber Samsung, perusahaan tersebut menempatkan fokus tambahan pada unit jaringan dan telah memindahkan manajer berkinerja tinggi dan karyawan lain ke divisi dari unit handsetnya.

Ketika Huawei terus menghadapi pengawasan global atas keamanan perangkatnya,

kekhawatiran yang selalu dikatakan vendor itu sama sekali tidak berdasar.

Namun Samsung ingin memanfaatkan situasi tersebut untuk menghasilkan keuntungan. Samsung inigin menjembatani kesenjangan dengan saingannya bersama dengan vendor kelas berat Eropa Ericsson dan Nokia, tambah Reuters.

Upaya Samsung telah menarik perhatian pelanggan potensial. Seorang eksekutif Orange mengatakan kepada Reuters bahwa CTO perusahaan Mari-Noelle Jego-Laveissiere terkesan dengan peralatan yang dikembangkan oleh Samsung dan pemasok alternatif lainnya selama kunjungan ke Jepang, di mana pengujian 5G dilakukan pada tahap lanjut.

Orange berencana untuk menjalankan tes di Prancis dalam kemitraan

dengan Samsung pada tahun ini. Rakasa asal Francis itu beroperasi di 27 pasar secara total dan merupakan pelanggan besar Huawei.

Nampak jelas bahwa masalah Huawei telah membuka peluang bagi Samsung. Vendor China telah secara efektif dilarang berpartisipasi dalam peluncuran 5G di AS, Australia dan Selandia Baru.

Sementara beberapa negara di Eropa sedang mempertimbangkan tindakan serupa. Namun operator akan tetap dengan vendor peralatan jaringan mereka yang digunakan untuk 4G.

 

Baca Juga :