Tak lama lagi, Anda tak bisa pakai sembarang “charger” di Eropa

Tak lama lagi, Anda tak bisa pakai sembarang “charger” di Eropa

Tak lama lagi, Anda tak bisa pakai sembarang charger di Eropa

Tidak lama lagi, mungkin setelah pertengahan tahun ini, warga asing

yang berkunjung ke Eropa tidak bisa menggunakan sembarang pengisi daya untuk perangkat gawai.

Setelah perdebatan selama lebih dari 10 tahun, Parlemen Eropa akhirnya memutuskan untuk menstandarkan adaptor pengisian daya baterai semua ponsel dan perangkat seluler berukuran kecil hingga menengah lainnya.

Tujuan dari resolusi baru ini adalah untuk membantu standarisasi industri perangkat seluler di sekitar adaptor pengisi daya tunggal dan juga mengurangi limbah elektronik, menurut Gizmodo, dikutip Sabtu.

Baca juga: Kebijakan baru Uni Eropa, satu charger untuk semua ponsel

Baca juga: Tesla mulai jual “charger” mobil listrik generasi tiga untuk di rumah

Uni Eropa mengklaim ada lebih dari 50 juta metrik ton limbah elektronik

secara global setiap tahunnya, dengan orang Eropa berkontribusi sekitar 12,3 ton limbah elektronik pada 2016.

Menurut UE, rata-rata per orang menghasilkan lebih dari 30 pounds (13,6 kg) limbah elektronik setiap tahun, dengan beberapa adaptor pengisi daya yang dibuang sebagai sampah

Namun, sementara Uni Eropa telah memilih untuk bergerak maju dengan rencananya untuk membuat adaptor pengisian standar, legislator belum memutuskan dengan tepat apa bentuk pengisi daya baru ini, dan berharap untuk memiliki pedoman baru pada bulan Juli.

Secara teoritis, dengan standardisasi adaptor pengisi daya, produsen

perangkat tidak berkewajiban menyertakan adaptor ke setiap kotak kemasan perangkat yang mereka jual karena pengguna mungkin sudah memilikinya atau itu sebagai opsi.

 

Baca Juga :